Makanan Halal – Haram 2

ini lanjutan dari artikel yang pertama:
http://al-atsariyyah.com/kriteria-makanan-halal-2.html
http://al-atsariyyah.com/kriteria-makanan-halal-selesai.html

December 18th 2009 by Abu Muawiah

Hukum Beberapa Jenis Makanan

Setelah memahami ketiga pendahuluan di atas, maka berikut penyebutan satu persatu makanan yang dibahas oleh para ulama beserta hukumnya masing-masing:
1.    Bangkai
Bangkai adalah semua hewan yang mati tanpa penyembelihan yang syar’iy dan juga bukan hasil perburuan.
Allah -Subhanahu wa Ta’ala- menyatakan dalam firman-Nya:
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya”. (QS. Al-Ma`idah: 3)
Dan juga dalam firmannya:
وَلاَ تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ
“Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan”. (QS. Al-An’am: 121)
Jenis-jenis bangkai berdasarkan ayat-ayat di atas:
1.    Al-Munhaniqoh, yaitu hewan yang mati karena tercekik.
2.    Al-Mauqudzah, yaitu hewan yang mati karena terkena pukulan keras.
3.    Al-Mutaroddiyah, yaitu hewan yang mati karena jatuh dari tempat yang tinggi.
4.    An-Nathihah, yaitu hewan yang mati karena ditanduk oleh hewan lainnya.
5.    Hewan yang mati karena dimangsa oleh binatang buas.
6.    Semua hewan yang mati tanpa penyembelihan, misalnya disetrum.
7.    Semua hewan yang disembelih dengan sengaja tidak membaca basmalah.
8.    Semua hewan yang disembelih untuk selain Allah walaupun dengan membaca basmalah.
9.    Semua bagian tubuh hewan yang terpotong/terpisah dari tubuhnya. Hal ini berdasarkan hadits Abu Waqid secara marfu’:
مَا قُطِعَ مِنَ الْبَهِيْمَةِ وَهِيَ حَيَّةٌ، فَهُوَ مَيْتَةٌ
“Apa-apa yang terpotong dari hewan dalam keadaan dia (hewan itu) masih hidup, maka potongan itu adalah bangkai”. (HR. Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzy dan dishohihkan olehnya)
Diperkecualikan darinya 3 bangkai, ketiga bangkai ini halal dimakan:
1.    Ikan, karena dia termasuk hewan air dan telah berlalu penjelasan bahwa semua hewan air adalah halal bangkainya kecuali kodok.

Read more…

Makanan Halal – Haram 1

Berikut adlah artikel dari : http://al-atsariyyah.com/kriteria-makanan-halal.html

saya posting sebagai pengingat atau catatan pribadi.

Silahkan menyimak:

December 16th 2009 by Abu Muawiah

Pendahuluan

Termasuk di antara keluasan dan kemudahan dalam syari’at Islam, Allah -Subhanahu wa Ta’ala- menghalalkan semua makanan[1] yang mengandung maslahat dan manfaat, baik yang kembalinya kepada ruh maupun jasad, baik kepada individu maupun masyarakat. Demikian pula sebaliknya Allah mengharamkan semua makanan yang memudhorotkan atau yang mudhorotnya lebih besar daripada manfaatnya. Hal ini tidak lain untuk menjaga kesucian dan kebaikan hati, akal, ruh, dan jasad, yang mana baik atau buruknya keempat perkara ini sangat ditentukan -setelah hidayah dari Allah- dengan makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia yang kemudian akan berubah menjadi darah dan daging sebagai unsur penyusun hati dan jasadnya. Karenanya Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- pernah bersabda:

أَيُّمَا لَحْمٍ نَبَتَ مِنَ الْحَرَامِ فَالنَّارُ أَوْلَى لَهُ

“Daging mana saja yang tumbuh dari sesuatu yang haram maka neraka lebih pantas untuknya”.

Read more…

Posting code in wordpress.com

To posting code in wordpress.com just wrap your code in these tags:

[sourcecode language=”java”]
your code here
[/sourcecode]

Read more…

Generate File based on Table dengan MyIbator for Ibatis, sqlmap, dao, domain dan service.

Ok, pertama kali buat suatu folder di dalam project dengan hierarchy setara dengan src (maknanya bukan di dalam folder src). Katakanlah saya namakan MyGenerator.

Di dalam folder tersebut masukkan 4 file saja, yakni: build.xml, ibatorConfig.xml, MyIbator.jar, oracle.jar. untuk kedua jar tersebut saya dapatkan dari project lamaku yaitu project : j*dm.

build.xml ini diperlukan untuk execute generator dengan menggunakan fitur ant dari eclipse. Untuk menampilkan ant di eclipse, ikuti langkah berikut: Yaitu klik tombol window –> show view –> other –> ant, maka akan keluar sebuah window baru, dengan meng-click kanan di ruang kosong –> add buildfiles –> muncul window baru –> arahin ke build.xml yang di dalam MyGenerator tadi –> OK.

nah untuk isi dari build.xml adalah:

<?xml version=”1.0″?>

<project default=”genfiles” basedir=”.”>
<property name=”generated.source.dir” value=”${basedir}” />

<target name=”genfiles” description=”Generate the files”>
<taskdef name=”ibator”
classname=”org.apache.ibatis.ibator.ant.IbatorAntTask”
classpath=”MyIbator.jar” />
<ibator overwrite=”true” configfile=”ibatorConfig.xml” verbose=”true” >
<propertyset>
<propertyref name=”generated.source.dir”/>
</propertyset>
</ibator>
</target>
</project>

dan untuk isi dari ibatorConfig.xml adalah:

<?xml version=”1.0″ encoding=”utf-8″?>
<!DOCTYPE ibatorConfiguration PUBLIC “-//Apache Software Foundation//DTD Apache iBATIS Ibator Configuration 1.0//EN” “http://ibatis.apache.org/dtd/ibator-config_1_0.dtd&#8221; >
<ibatorConfiguration>
<classPathEntry location=”oracle.jar” />
<ibatorContext id=”xybase” targetRuntime=”Ibatis2Java5″ defaultModelType=”flat”>

<ibatorPlugin type=”com.xybase.ibatis.ibator.plugins.ServiceClassPlugin”>
<property name=”useActualColumnNames” value=”false” />
<property name=”targetPackage” value=”my.service” />
<property name=”targetProject” value=”D:\Workspace3\bless\src” />
<property name=”targetPagingClass” value=”com.xybase.sys.util.Paging” />
</ibatorPlugin>

<ibatorPlugin type=”com.xybase.ibatis.ibator.plugins.MethodPageInDAOPlugin”>
<property name=”useActualColumnNames” value=”false” />
</ibatorPlugin>

<ibatorPlugin type=”org.apache.ibatis.ibator.plugins.SqlMapConfigPlugin”>
<property name=”useActualColumnNames” value=”false” />
<property name=”targetPackage” value=”my.test” />
<property name=”targetProject” value=”D:\Workspace3\bless\src” />
</ibatorPlugin>
<ibatorPlugin type=”com.xybase.ibatis.ibator.plugins.DataAccessContextSpring25″>
<property name=”useActualColumnNames” value=”false” />
<property name=”targetPackage” value=”my.test” />
<property name=”targetProject” value=”D:\Workspace3\bless\src” />
</ibatorPlugin>

<jdbcConnection driverClass=”oracle.jdbc.driver.OracleDriver”
connectionURL=”jdbc:oracle:thin:@localhost:1521:XE”
userId=”bless123″ password=”bless123″/>
<javaTypeResolver>
<property name=”forceBigDecimals” value=”false” />
</javaTypeResolver>
<javaModelGenerator targetPackage=”my.domain” targetProject=”D:\Workspace3\bless\src”>
<property name=”enableSubPackages” value=”true” />
<property name=”trimStrings” value=”true” />
</javaModelGenerator>
<sqlMapGenerator targetPackage=”my.sql” targetProject=”D:\Workspace3\bless\src”>
<property name=”enableSubPackages” value=”true” />
</sqlMapGenerator>
<daoGenerator type=”SPRING” targetPackage=”my.dao” targetProject=”D:\Workspace3\bless\src”>
<property name=”enableSubPackages” value=”true” />
</daoGenerator>

<table tableName=”LIC_MOHE_KPU_MAIN”>
<property name=”useActualColumnNames” value=”false” />
</table>

</ibatorContext>

</ibatorConfiguration>
NB: untuk target project, arahkan detail aj ke worspace dari project kita.

Selamat Mencoba : ) dan tidak lupa

Membuat SVN local dengan tool “Visual SVN Server”

Langkah pertama adalah dengan meng-install dulu “Visual SVN server”, pada saat proses menginstall nanti akan terbentuk suatu URL –> url ini bisa kita buka di web browser untuk mengetahui isinya.

Ok, setelah itu di window svn server, dengan meng-click –> (Visual SVN server (Local)) –> akan muncul beberapa item di sebelah kanannya, salah satunya adalah “Subversion Authentication” –> “Create new User”. Dengan ,meng-click “create new user” –> kita bisa membuat user yang boleh commit beserta dengan password dari user tersebut.

Item lainnya yang muncul adalah “create new repositori” –> ini untuk buat repositori, caranya cukup click saja dan beri nama misal: exRepo, maka akan terbentuk sebuah url baru –> http://Wibowo-Friend:8082/svn/exRepo (untuk kasus saya).

Setelah itu kita bisa bisa mengimport suatu project mentah (dasar) yang nantinya mau ditaruh di repositori untuk dikembangkan. Caranya adalah dengan menggunakan bantuan totoise. Click kanan folder/workspace dari project mentah yang aka diimport, lalu pilih TortoiseSVN –> import –> muncul window dari tortoise dan masukkan url repositori kita yang tadi yakni –> http://Wibowo-Friend:8082/svn/exRepo, pada bagian message isi saja message apapun yang anda suka dan click OK. Proses selesai.

Selanjutnya anda bisa melakukan checkout dari “eclipse” atau “toroise” dengan menggunakan url tadi   yang dibuat–> http://Wibowo-Friend:8082/svn/exRepo

Selamat Mencoba, adn semoga tidak lupa.

Membuat SVN di local computer (bukan server) menggunakan Tortoise

Hal paling mudah adalah membuatnya dengan tools yang dinamakan “Tortoise”. Oleh karena itu install saja, kalau udah buat sebuah folder yang nantinya dijadikan sebagai penyimpan code atau sebagai “repository”.

Di dalam folder itu klik kanan saja –> TortoiseSVN –> create repository here.

Setelah itu, di dalam folder itu klik kanan saja –> TortoiseSVN –> repo-browser. lalu akan muncul window dari tortoise dan ada suatu url ex: “file:///D:/film/demo yang menjadi url svn saat mau checkout.  Dari sini kita bisa tambahkan project dasar yang nantinya bisa di checkout lewat “eclipse” untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi project. Caranya adalah dengan

klik kanan saja –> TortoiseSVN –> repo-browser –> add folder (ini arahin ke project dasar yang sudah dibuat), kemudian ikuti prosesnya, paling cuman next dan ok : P.

Ok, selesai tutorialnya : ), Insya Allah besok akan disambung dengan cara membuat svn local dengan “Visual SVN Server”

Keyword-Adding Using Eclipse

First thing you could doing is added keyword to every file which you want:

for java or javascript you can added some script like this:

/**
* CLASS DESCRIPTION
*
*
* @version
*
* $Date: 2011-12-22 16:21:18 +0700 (Thu, 22 Dec 2011) $
* $Revision: 24 $
* $Author: user1 $
*/

and for file jsp you can added script like:

<%–
Revision Information:
$Date: 2011-12-21 16:21:04 +0700 (Wed, 21 Dec 2011) $
$Revision: 38622 $
$Author: user1   $
–%>

 

  1. Right-click on the source folder (src/main/java, for instance –> this is for default set all file under folder) or you can set file one by one. Choose Team -> Set Property
  2. In the “Enter a text property” box, enter (in my case) --> Revision Date Author
  3. Click OK.
  4. After doing this try to commit, and then you will find your file which using keywords will be filled by data from subversion.